Tampilkan postingan dengan label DEWA Dharma Henwa Tbk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DEWA Dharma Henwa Tbk. Tampilkan semua postingan
21.36

DEWA Dharma Henwa Tbk,

DEWA Rights Issue Maksimal 6,24 Miliar Saham

Jakarta - PT Darma Henwa Tbk (DEWA) akan melakukan rights issue melalui penawaran umum terbatas I (PUT I) kepada para pemegang saham dalam rangka penerbitan HMETD sebanyak-bantaknya 6,24 miliar saham.

Dalam prospektus Perseroan yang dipublikasikan Kamis (26/11) disebutkan nilai nominal sahan tersebut seharga Rp100, sehingga nilai seluruh saham mencapai Rp624,39 miliar yang berasal dari saham portepel dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

HMETD ini akan diperdagangkan di Bursa mulai 13-19 Januari 2010. Pemegang saham yang tidak menggunakan haknya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan (dilusi) maksimal 28,57% setelah pelaksanaan HMETD.

Per Juni 2009, DEWA berhasil mencatatkan laba bersih senilai US$221 ribu, aset US$487,26 juta, dan kewajiban US$207,94 juta.

07.20

DEWA Dharma Henwa Tbk

DEWA Cari Dana Rp 2 Triliun

Jakarta - PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menjajaki pencarian dana sebesar Rp2 triliun untuk meningkatkan moda dasar perseroan dari Rp4 triliun menjadi Rp6 triliun.

Demikian dikatakan Sekretaris Perusahaan Darma Henwa M. Baskoro, di Jakarta kemarin. "Perseroan akan mulai ketika para pemegang saham menyetujui kenaikan modal dasar itu," katanya.

Salah satu yang dipertimbangkan adalah rights issue. Tetapi untuk opsi ini manajemen harus memperhatikan kondisi pasar, terutama pasca ledakan bom, sehingga kondisi bursa menjadi bahan pertimbangan.

Untuk prospek perusahaan, Baskoro mengatakan produksi batu bara perseroan mengalami koreksi akibat rendahnya permintaan di pasar global setelah terjadinya krisis.

Namun demikian perseroan optimistis bisa meningkatkan produksi batu bara pada semester II tahun ini karena permintaan yang sudah mulai membaik.

Darma Henwa adalah kontraktor tambang di Bumi Resources, dan belum mencari klien lainnya. Perusahaan itu menargetkan pendapatan tahun ini bisa mencapai US$239 juta, dan laba bersih mencapai US$20,52 juta.

Pendapatan itu sebagian besar diperoleh dari kegiatan kontraktor tambang di Bengalon. Ke depan perseroan akan mengembangkan empat lini bisnis baru, dari yang selama ini sebagai kontraktor tambang.

Terkait dengan bisnis kelistrikan, perseroan berencana membangun pembangkit listrik, dengan kapasitas minimal 600 megawatt (MW), dengan nilai investasi per 1 MW mencapai US$1,2 juta.

Sementara itu untuk belanja modal perseroan, tahun depan Darma Henwa akan mengalokasikan dana sebesar US$46,9 juta untuk kebutuhan perawatan rutin. Dana untuk belanja modal itu akan dipenuhi dari kas internal